Senin, 28 Juni 2010

Manusia, Kehidupan Dan Sang Pencipta

Saya memberikan judul Manusia, Kehidupan Dan Sang Pencipta” karena menurut saya, ketiga point ini sangat berhubungan. Tidak akan ada kehidupan tanpa adanya manusia. Dan tidak akan ada manusia jika tidak ada yang menciptakan kita.

YAP benar sekali yang menciptakan kita adalah Sang Pencipta. Saya pernah mendengar kata – kata ini. “HIDUP INI HANYA SEKALI, JADI NIKMATIN AJA APA YANG DIBERIKAN SANG PENCIPTA KEPADA KITA kata – kata ini sebenarnya sangat sepele. Tapi sebagian manusia masih banyak yang belum mengerti arti kata – kata ini. terkadang manusia bersikap egois dan merasa hidup ini tidak adil. Semua orang tahu bahwa setiap individu seperti saya, anda, dan semua nya kadang pernah merasakan ketidak adilan, kurang puas akan sesuatu hal, cepat putus asa dan bersikap egois. Itu semua saya anggap sangat normal.

Tapi apa pernah kita sedikit saja mensyukuri nikmat yang diberikan sang pencipta kepada kita?” kita selalu saja menuntut dan menuntut kepada-NYA tapi kita tak pernah mensyukuri apa yang sang pencipta kita berikan.

Saya pun harus mengakui bahwa terkadang saya merasa kurang bersyukur apa yang telah diberikan sang pencipta kepada saya.

pernah saat saya kelas 6 SD, saya kehilangan orang yang saya sayangi yaitu kakek saya. ketika itu isi hati saya, kenapa kakek saya diambil? Kenapa hidup ini sangat tak adil. Kalau boleh digantikan, biar saya saja yang menanggung apa yang dirasakan kakek saya rasa sakit tersebut. Saya disaat itu merasa sendirian di dunia ini. saya pun mengalami masa – masa yang suram waktu kelas 6 SD . Beberapa minggu telah berlalu, akhirnya saya bisa melupakan kesedihan saya. dan disaat waktu yang bersamaan saya pun mulai merubah pola pemikiran saya”


Mungkin di antara kalian pernah merasakan hal yang sama seperti saya. itu saya masih anggap wajar. Karena pemikiran kita masih pendek. Hanya asal bunyi, tanpa memikirkan kedepannya. Dan kalimat saya yang berbunyi “bahwa terkadang saya merasa kurang bersyukur apa yang telah diberikan sang pencipta kepada saya “ Bukan berarti saya bersyukur atas kepergian kakek saya. maksud dari kalimat ini adalah, saya kurang bersyukur karena mempunyai keluarga yang sangat perhatian sama saya, yang sayang dengan saya. tapi jika maut memanggil saya hanya bisa pasrah dan menerima takdir tersebut. Itu pemikiran saya sekarang. kalau waktu kelas 6 SD saya belum tentu berfikir demikian.


Kembali ke masalah bersyukur . pada intinya manusia di dunia ini sebagian besar masih kurang bersyukur dengan hidup yang mereka jalankan. Pernah saya baca di salah satu media massa:

1. “siswa yang tidak lulus ujian nasional mencoba bunuh diri dengan meminum obat nyamuk”

2. “trend bunuh diri di mall”

3.” Stres karena di tinggal pacar”


Dan masih banyak lagi. Jika kita perhatikan dari 3 point tersebut. Ternyata mereka menghadapi masalah yang seharusnya bisa diatasi dengan kepala dingin. Mungkin ada beberapa cara agar semua permasalahan bisa di atasi.


1. mental kita dalam menghadapi segala masalah harus kuat. Jangan mudah terpengaruh ataupun putus asa. Contoh pada point 1 “siswa yang tidak lulus ujian nasional mencoba bunuh diri dengan meminum obat nyamuk” menurut saya, kalau siswa tidak lulus bukan berarti gagal. Masih ada ujian perbaikan. Dan jangan mudah terpengaruh oleh trend – trend yang suka dilakukan masyarakat yang TIDAK BAIK ! kalau putus asa langsung minum obat nyamuk, atau mengambil jalan pintas. Sesungguhnya sang pencipta sangat tidak menyukai orang yang perputus asa


2. harus bisa berfikir positif saat kita menghadapi masalah. Jangan katakan pada diri sendiri bahwa kita orang bodoh, lemah dan tidak berguna di dunia ini. STOP MENGHAKIMI DIRI SENDIRI! Sebenarnya manusia di dunia ini tidak lah bodoh, tidak lemah dan berguna bagi dunia ini.


3. beribadah kepada sang pencipta, berdoalah kepada-NYA dan pasti akan diberi kemudahan untuk menyelesaikan semua masalah yang kita hadapi. Karena sang pencipta pasti akan mengabulkan doa – doa dari hamba – hamba nya.


Pada intinya, 3 point di atas, mungkin bisa membantu kita dalam menghadapi masalah atau pun keterpurukan di dalam hidup kita. Dan tambahan dari saya pribadi, kita harus Bersemangat !! menjalani kehidupan ini. pikirkan lah masa depan yang menunggu kita. Dan jangan pernah MENGHAKIMI diri sendiri dan selalu beribadah kepada-NYA . Itu lah yang paling penting agar kita bisa terus menjalani hidup.

0 comment :):

Posting Komentar

 

Amateur Writer Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template